Tuesday, 29 April 2014

Mortir Hantam Sekolah, 14 Orang Tewas

Suara.com - Dua buah mortir menghantam sebuah kompleks sekolah di pusat Kota Damaskus, Suriah, hari Selasa (29/4/2014). Serangan tersebut menewaskan 14 orang dan mencederai puluhan lainnya.


Serangan itu terjadi di Shaghour, sebuah distrik yang dihuni mayoritas Muslim Syiah. Sekolah yang terkena serangan adalah Badr el-Din Hussani. Menurut keterangan warga setempat, mengutip kantor berita SANA, sekolah itu membuka kelas bagi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah.


SANA mencatat ada 14 orang yang terbunuh dua mortir tersebut. Sementara itu, 86 lainnya menderita luka-luka. Tidak disebutkan apakah ada siswa maupun staf sekolah di antara korban tewas maupun luka.


Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Serangan semacam ini dilakukan pemberontak dalam beberapa minggu terakhir. (Reuters)






Sumber http://ift.tt/1tZemzA

via suara.com

Aksi Buruh 1 Mei, 30.000 Buruh Bakal Serbu Jakarta

Suara.com - Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 30 ribu buruh akan menggelar aksi demonstrasi di Jakarta untuk memperingati hari buruh 1 Mei.


“Untuk melaksanakan unjuk rasa itu dua hari, tanggal 1 dan 2. Tanggal satu itu mereka kerahkan sekitar 30 ribu buruh dan tanggal dua 10 ribu buruh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda, Selasa (29/4/2014).


Rikwanto juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menemui pihak buruh agar dalam aksi nanti tidak melakukan tindak pengursakan dan kekerasan.


Menurutnya, meskipun mengerahkan massa dalam jumlah yang cukup banyak, pihak buruh sudah berjanji dengan pihak kepolisian agar melakukan aksinya dengan damai.


“Pada minggu lalu kita sempat koordinasi dengan pihak buruh dan sama-sama untuk menyakinkan agar tidak ada anarkisme, tidak ada keributan bahkannberjanji tidak ada satu pot pun yang pecah dalam kegiatan aksi buruh tersebut,” terang Rikwanto.






Sumber http://ift.tt/1tZemzu

via suara.com

Inilah “Bintang Terdingin” yang Pernah Ditemukan di Ruang Angkasa

http://ift.tt/eA8V8J

Suara.com - Astronom Amerika Serikat menemukan sebuah bintang paling dingin yang pernah ditemukan. Suhu di permukaan bintang jenis kerdil coklat tersebut diperkirakan sedingin suhu di Kutub Utara Bumi.


Bintang tersebut ditemukan dengan menggunakan teleskop Wide-field Infrared Survey Explorer (Wise) dan Spitzer Space milik Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA). Gambar yang diperoleh melalui kedua teleskop tersebut menunjukkan bahwa bintang itu berjarak 7,2 tahun cahaya. Berdasarkan data tersebut, maka sistem bintang tersebut merupakan sistem terdekat keempat dengan sistem tata surya kita.


“Senang sekali rasanya menemukan tentangga baru di sistem yang dekat dengan tata surya kita,” kata Kevin Luhman, seorang profesor astronomi dan astrofisika di Penn State Center for Exoplanets dan Habitable Worlds.


Bintang kerdil coklat awalnya juga memancarkan cahaya. Namun, bintang ini kekurangan massa untuk membakar bahan nuklir dan berpendar layaknya bintang lain.


Bintang yang diberi nama Wise J085510.83-071442.5 ini diperkirakan memiliki suhu antara -48 derajat Celsius hingga minus 13 derajat Celsius. Teleskop Wise dan Spitzer sebelumnya juga pernah menemukan bintang kerdil coklat. Namun suhunya berkisar di antara suhu kamar.


Meski cukup dekat dengan tata surya kita, bintang tersebut bukan menjadi salah satu tujuan perjalanan luar angkasa di masa depan. Suhunya yang terlalu dingin dinilai tidak mampu mendukung kehidupan manusia. (Dailymail)






Sumber http://ift.tt/S5ppJd

via suara.com

Petinggi Golkar Bahas Pemenangan Pilpres Malam ini

Suara.com - Malam ini, Selasa (29/4/2014), pengurus dan petinggi Partai Golkar akan melakukan evaluasi pemilihan legislatif (pileg) 9 April lalu yang tidak mencapai ambang batas parlemen 20 persen dan 25 persen ditingkat nasional. Rapat kali ini juga membahas strategi persiapan jelang pemilu presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.


Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan rapat kali ini akan dilakukan bersama Badan Kordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) dikantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.


“Nanti malam kita ketemuan di BKPP untuk membahas tentang pelaksanaan Pileg dan sekaligus merumuskan laporan untuk disampaikan kepada DPP. Jadi minggu depan rapat dengaan DPP, dan persiapan Pilpres,” kata Idrus di kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (Ical), di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.


Selain itu, pertemuan ini akan membicarakan seputaran wacana pasangan calon presiden dan cawapres yang akan diusung partai berlambang pohon beringin ini.


“Persiapan Pilpres include di dalamnya. Penetapan pasangan capres-cawapres yang diusung partai Golkar,” terangnya.


Dia menambahkan, pertemuan juga akan membahas soal pelaksanaan Rapimnas Golkar yang rencananya akan dilakukan pada pertengahan Mei nanti.






Sumber http://ift.tt/S5p7lL

via suara.com

18 Ribu Polisi Siaga Jaga Aksi Buruh 1 Mei

Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan mengerahkan 18 ribu personel untuk mengamankan aksi para buruh pada tanggal 1 Mei, dua hari lagi.


“Dalam pelaksanaan pengamanan Polda Metro Jaya mengerahkan 18 ribu personel, yang dibagi-bagi diberbagai tempat dari Polres sampai Polsek sampai Polda,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Selasa (29/4/2014).


Lebih lanjut Rikawanto menjelaskan, bahwa aksi akan digelar oleh para buruh di sekitar jalan Sudirman-Thamrin dan bunderan HI, Jakarta Pusat.


Rikwanto menjelaskan kemungkinan para buruh tidak melakukan aksinya pada 1 Mei. Itu artinya kasibakal melakukan bakti sosial ditempat kerjanya masig-masing atau di lingkungannya.






Sumber http://ift.tt/S5p7lC

via suara.com

Golkar Tidak Masalah Jika JK “Dicolong” Jokowi

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, wacana politisi senior Golkar Jusuf Kalla (JK) yang disandingkan dengan bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) tidak akan berpengaruh ke Golkar.


“Enggak ada masalah,” kata Idrus di kediaman Ketua Umum DPP Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (Ical), di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2014).


Menurutnya, jika JK jadi berdampingan dengan Jokowi, tidak akan mempengaruhi suara Partai Golkar yang sudah memiliki capres sendiri, yaitu Ical.


“Tidak akan menganggu,” tuturnya.


Sebelumnya, nama JK disebut-sebut menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi. Namun, PDI Perjuangan sendiri belum mau menyebutkan nama pendamping Jokowi.


Jokowi juga hanya diberikan sinyal bila nama pendamping Jokowi ini telah mengerucut menjadi dua nama dari sebelumnya lima nama.


Jokowi pun sebelumnya sempat melemparkan candaan ketika disinggung apakah JK cocok menjadi pendampingnya.


Dia sempat melemparkan lelucon soal nama inisial nama JK.


“Kalau enggak sama JK, jadinya O-o-wi dong,” kata Jokowi di kawasan Pluit, Jakarta, Kamis (27/3/2014).






Sumber http://ift.tt/1kosVHK

via suara.com

10 Negara Anggota Tim Penyidik Hilangnya MH370

Suara.com - Akhirnya, tim penyidik kasus hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 dibentuk. Pemerintah Malaysia menunjuk mantan Direktorat Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Kok Soo Chon, sebagai memimpin tim tersebut.


Tim yang bertugas mencari penyebab hilangnya MH370 itu beranggotakan sejumlah pakar penerbangan internasional. Pakar-pakar tersebut datang dari:


1. Malaysia

2. Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat,

3. Cabang Penyelidik Kecelakaan Udara Inggris,

4. Departemen Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Cina,

5. Biro Penyelidikan Kecelakaan Transportasi Darat Prancis,

6. Biro Keselamatan Transportasi Australia,

7. Perusahaan pembuat pesawat Boeing

8. Perusahaan Komunikasi Satelit asal Inggris, Inmarsat,

9. Sejumlah perwakilan dari Indonesia, dan

10. Perwakilan dari Singapura.


“Tugas utama dari tim penyidik internasional adalah untuk mengevaluasi, menyelidiki, dan menyimpulkan penyebab sesungguhnya dari insiden ini, sehingga insiden serupa bisa dihindarkan di masa depan,” ujar pelaksana tugas Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein.


Dirinya juga menambahkan, penyelidikan ini bukan ditujukan untuk mengukur kesalahan atau kewajiban terkait insiden tersebut. (Reuters)






Sumber http://ift.tt/1iBua78

via suara.com