Sunday, 29 June 2014

Selama Puasa, Waktu Tidur Jokowi Tambah Tiga Jam

Walau berpuasa, calon presiden Joko Widodo tetap blusukan. Bagi calon presiden nomor urut dua itu, datangnya bulan puasa tak menjadi penghambat untuk tetap kampanye.


“Puasa nggak puasa sama aja stabil. Ya seperti ini (blusukan). Kerjanya seperti ini,” kata Jokowi di pusat logistik tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla, Jalan Sukabumi 23, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014).


Jokowi mengaku sering lupa istirahat kalau sudah blusukan, apalagi setelah memasuki masa kampanye pilpres.


Ia mengaku pernah gara-gara safari politik, baru istirahat menjelang pagi. “Pernah setengah empat, tapi paling parah pernah jam lima,” ujarnya.


Hanya saja, kata Jokowi, tempo blusukannya diperlambat setelah bulan puasa karena terpotong shalat tarawih dan waktu sahur.


“Puasa itu tidurnya malah nambah. Nambah tiga jam. Habis Subuh soalnya tidur lagi,” kata Gubernur DKI Jakarta nonaktif.






Sumber http://ift.tt/1mcC8qb

via suara.com

Jelang Pilpres, Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste Ditingkatkan

Kapolda Nusa Tenggara Timur, Brigjen Polisi, Untung Yoga Ana mengatakan, pengamanan di wilayah perbatasan antara NTT dengan Timor Leste akan ditingkatkan, menjelang Pilpres 9 Juli 2014.


Peningkatan pengamanan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya pelaksanaan Pilpres, kata Brigjen Polisi Untung Yoga Ana, di Kupang, Senin (30/6/2014), terkait pengamanan di wilayah perbatasan.


Dia mengatakan, Polda NTT akan menggeser sejumlah personilnya ke Kabupaten Belu, untuk bergabung dengan personil Polres Belu dan Brimob dalam mengamankan pelaksanaan pemilu.


Di Belu, personil Polri akan mendapat bantuan pengamanan dari kekuatan samping yakni personil TNI dari Kodim Belu dan pasukan pengamanan perbatasan (Pamtas) NTT-Timor Leste.


“Jumlah personilnya akan diatur oleh Kapolres Belu, tetapi yang pasti ada penambahan personil dari Polda NTT,” katanya.


Secara terpisah, Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Achmad Yuliarto mengatakan, belum perlu menambah pasukan TNI di kawasan batas negara RI-Timor Leste jelang pilpres.


“Kondisi keamanan cukup kondusif dan kekuatan personel yang ada saat ini masih cukup, sehingga belum perlu untuk menambah pasukan di sana (perbatasan),” kata Brigjen Yuliarto.


Dia mengatakan, kondisi keamanan di perbatasan negara masih aman. Ini didapat dari hasil pantauan TNI perbatasan dan seluruh jajarannya, serta sejumlah laporan dan masukan intelijen. Karenanya, tak perlu penambahan pasukan di wilayah itu. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1my7rpC

via suara.com

Elektabilitas Jokowi Merosot, Hasto: Mesin Partai Sudah Bekerja

Dalam sejumlah survei menyebutkan elektabilitas pasangan capres cawapres nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak bergerak, bahkan ada yang merosot, namun Wakil Sekjen PDI Perjuangan menyatakan kalau mesin partai pendukung sudah bekerja.


Hasto malah menyalahkan kampanye fitnah terhadap jagoannya itulah yang mengakibatkan eletabilitas Jokowi terkejar oleh kubu pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.


“Partai sendiri sudah meluruhkan gerakannya dengan relawan dan rakyat, sudah sesuai dengan pakai slogan ‘Jokowi adalah kita’,” ujar Hasto yang dihubungi melalui telepon oleh suara.com, Senin (30/6/2014).


Dia juga menggambarkan, bagaimana Jokowi bisa diterima langsung oleh rakyat ketimbang hasil rekayasa mesin partai saat kampanye ke berbagai daerah.


“Dan kita lihat, kalau pak Jokowi datang, rakyat dengan gembira menyambut, Bandingan saja dengan kubu lainnya,” lanjut Hasto.


Kendati demikian dia mengakui kalau elektabilitas Jokowi cenderung terkejar dengan selisih yang terus menipis dengan Prabowo-Hatta.


“Survei yang dilakukan oleh Indo Barometer kemarin terjadi pada saat serangan kampanye negatif dilakukan, dimana saat itu berlipat ditambah dengan intimidasi yang menggunakan kekuatan negeri ini, yaitu Babinsa,” terangnya.


Hasil survei terakhir yang dilakukan oleh Indo Barometer sejak tanggal 16-22 Juni 2014 menunjukkan elektabilitas kandidat pasangan capres cawapres nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan mulai menggerus elektabilitas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.


Perolehan suara Prabowo-Hatta mengalami kenaikan menjadi 42,6 persen sementara suara Jokowi JK mengalami penurunan menjadi 46 persen.


Survei yang melibatkan 1.200 orang di 33 provinsi di Indonesia itu diklaim mempunyai tingkat kepercayaan hingga 95 persen.


Pada hasil survei sebelumnya yang dilakukan pada tanggal 28 Mei-4 Juni 2014, perolehan suara yang memilih Prabowo-Hatta hanya 36,5 persen dan Jokowi-JK masih unggul 49,9 persen.


Hasil survei Indo Barometer ini tidak jauh berbeda dengan hasil dari Lingkaran Survei Indonesia pada pertengahan pekan lalu yang menyatakan selisih suara antar kedua kandidat makin menipis.


Elektabilitas Jokowoi bisa semakin meningkat dengan memanfaatkan sisa masa kampanye.


Dalam survei LSI, Jokowi-JK tenar di kalangan pemilih perempuan, sementara Prabowo-Hatta di kalangan agamawan.






Sumber http://ift.tt/1lr8ur6

via suara.com

Luas Hutan Purba yang Hilang di Indonesia Setara Wilayah Sri Lanka

http://ift.tt/eA8V8J

Citra satelit menunjukkan bahwa hutan-hutan purba di Indonesia sudah tergusur lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya, demikian hasil sebuah penelitian yang dikutip AFP, Minggu (29/6/2014).


Antara tahun 2000 sampai 2012, Indonesia kehilangan 6,02 juta hektar hutan primer. Luas hutan yang hilang hampir setara dengan luas wilayah negara Sri Lanka.


Berdasarkan temuan para ahli, hingga 2012 rata-rata luas hutan yang hilang di Indonesia mencapai 840.000 hektar. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari rata-rata deforestasi di Brasil, yang mencapai 460.000 hektar.


“Hutan Indonesia mengandung keragaman flora dan fauna yang tinggi, termasuk di dalamnya 10 persen dari seluruh jenis tanaman di dunia, 12 persen mamalia dunia, 16 persen reptil, dan 17 perses spesies burung,” bunyi studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change.


“Hancurnya hutan Indonesia dalam skala besar berdampak langsung terhadap hilangnya habitat, tanaman, dan punahnya berbagai binatang,” jelas studi yang dipimpin oleh pakar geografi, Belinda Margono, dari University of Maryland, Amerika Serikat.


Studi itu sendiri menggunakan data satelit dari periode 2000 – 2012. Foto-foto satelit itu menunjukkan bahwa selama periode itu Indonesia kehilangan 15,79 hutan, yang 6,02 juta atau 38 persennya adalah hutan purba.


Membedakan antara hutan primer dan hutan kelola, yang tumbuhannya sengaja di tanam dan satu saat akan ditebang untuk dipanen, sangat penting dalam memerangi perubahan iklim di dunia.


“Sangat penting untuk mengetahui konteks kerusakan hutan, apakah itu hutan alam atau hutan tanam yang punya siklus singkat,” jelas penelitian itu lebih jauh, “Demikian juga, penebangan hutan alam punya dampak yang jauh berbeda terhadap menjaga keberagaman hayati.”


Margono menemukan bahwa Kalimantan dan Sumatra adalah dua pulau yang kehilangan hutan paling tinggi dalam 12 tahun terakhir. (AFP)






Sumber http://ift.tt/1pOuK2g

via suara.com

Puasa Hari Ketiga, Jokowi Buka Bersama Ulama Seluruh Banten

Calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo, dijadwalkan menghadiri acara buka bersama dengan santri dan ulama serta relawan dari berbagai daerah di Pondok Pesantren Al-Khairiyah, di Jalan H Enggus Arja 1, Citangking, Cilegon, Banten, Selasa (1/6/2014). Acara akan dimulai jam 16.00 WIB.


Ketua panitia, Amin Napitupulu, Senin (30/6/2014), mengatakan acara tersebut bertajuk ‘Buka Bersama Jokowi dan Para Ulama Banten.’ Para santri dan ulama dari Cilegon, Pandeglang, Lebak, Serang, Kota/Kabupaten Tangerang akan hadir.


Amin, yang juga Ketua Kornas Jokowi Banten, mengatakan siapa saja yang merasa menjadi pendukung Jokowi diharapkan untuk bergabung.


“Kebahagiaan bagi kami warga Banten, Jokowi memberi waktu untuk ulama Banten. Program revolusi mental Jokowi akan banyak melibatkan pendidikan di pesantren, jadi acara ini sangat pas,” kata Amin.


Lebih jauh Amin mengatakan di hari H Pilpres nanti, para santri diharapkan ikut menjadi pengawas di Tempat Pemungutan Suara guna mencegah kecurangan dan money politics.


“Relawan di Jakarta sudah mengukuhkan ‘Satgas Relawan Anti Pilpres Curang’, kini giliran Banten, dengan melibatkan santri,” kata Ketua Panitia Satgas Viktor Sirait.


Pilpres 2014 diikuti oleh pasangan nomor urut satu: Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, kemudian pasangan nomor urut dua: Joko Widodo dan Jusuf Kalla.






Sumber http://ift.tt/1r3LMxc

via suara.com

Ramadhan Jangan Sampai Dikalahkan Riuhnya Pilpres

Ramadhan bulan termulia, terutama, dan penuh berkah. Ramadhan tidak elok jika berlangsung rutin-rutin saja, meski tak salah melakoni ibadah ritual Ramadhan sebagaimana tahun sebelumnya. Terlebih jika Ramadhan dikalahkan dengan hiruk pikuknya pilpres, riuh rendahnya piala dunia sepakbola serta liburan sekolah bagi para siswa.


Untuk itu, lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap mengangkat tema ‘Menangkan Ramadhan’ di tahun ini. ACT mengajak semua pihak menjadi mitra dalam mengedukasi dan menyosialisasikan isu kedermawanan menjadi ikon aktivitas umat. ACT mengajak semua pihak untuk ‘Memenangkan Ramadhan.’


“Semua menang, jangan ada yang kalah kecuali egoisme, keserakahan, ketakpedulian dan inhumanitas. Kalau kita manusia, selayaknya menang di Ramadhan ini dengan kepedulian, berbagi dan menghargai sesama dengan menjunjung kehidupan,”kata Presiden ACT, Ahyudin, hari ini.


Lanjut Ahyudin, keramaian ibadah ritual memang hadir di setiap Ramadhan. Masjid ramai, pusat perbelanjaan menyediakan keperluan berbuka puasa bahkan sampai Idul Fitri. Nuansa kedermawanan mulai dari zakat fitrah, zakat mal dan sedekah, donasi buka puasa dan sahur menjadi aktivitas umat.


ACT berharap tema ‘Memenangkan Ramadhan’ bisa menjadi pemantap skala prioritas dan penyemangat memaksimalkan bulan suci Ramadhan dengan hati, pikiran, kata-kata dan setiap pergerakan tubuh kita.


“Pertama, ACT mengajak Menangkan Ramadhan untuk khalayak khususnya muslimin Indonesia untuk membantu sesamanya,” kata dia.


Kedua, kata dia, ACT mengajak dunia usaha untuk ‘Memenangkan Ramadhan’ agar tak hanya berburu profit, tetapi juga berburu benefit yang menentramkan dengan melakukan tanggung jawab sosialnya. Ketiga, ACT mengajak media massa untuk mengedukasi khalayak mengenai urgensi kepedulian di tengah hiruk pikuk isu politik pilpres.


“Perkembangan ACT sebagai lembaga kemanusiaan yang aktif hingga saat ini tentu tidak terlepas dari peran aktif media dalam menyosialisasikan pelbagai program ACT kepada masyarakat,” kata dia.






Sumber http://ift.tt/1q7MEPF

via suara.com

Jokowi Janji Gunakan APBN untuk Perbaiki Pasar

Calon presiden (capres) nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan terus melakukan revitalisasi pasar. Dia berharap, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bisa dimasukan untuk revitalisasi pasar tradisional.


“Harus ada (anggaran di APBN), perlu diadakan, kita mau perhatian enggak? Itu politik anggaran. Bisa juga menggunakan kombinasi APBD dan APBN,” kata Jokowi saat berkunjung ke Pasar Pondok Labu, Jakarta, Senin (30/6/2014).


Dengan revitalisasi ini, dia ingin seluruh pasar memiliki standar yang bersih, memiliki tempat parkir yang layak, tidak bau dan tidak becek.


“Supaya bisa bersaing dengan pasar modern,” terangnya.


Dalam dialog bersama salah seorang pedagang Pasar Pondok Labu, Jokowi sempat mendapat keluhan soal kondisi pasar. Jokowi pun berjanji akan melakukan revitalisasi pasar.


Namun, dia juga meminta pedagang untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar. Sebab, menurutnya, pasar yang kotor, becek dan kusam, membuat jarang datangnya pembeli.


“Di Jakarta kemarin sudah ada 23 pasar dari 170-an lah (yang direvitalisasi),” kata Jokowi kepada si pedagang pasar.






Sumber http://ift.tt/1oh0A8s

via suara.com