Thursday, 1 May 2014

Prabowo Tepati Janji Datang ke GBK

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memenuh janjinya menghadiri orasi terbuka perirngatan Hari Buruh, Kamis (1/5/2014), yang digelar Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) di Stadion Gelora Utama Bung Karano (GBK), Jakarta.


Prabowo yang mencalonkan diri sebagai presiden di temani Wakil Ketua Gerindra Fadli Zon dan sejumlah pengurus Partai Gerindra tiba di GBK sekitar pukul 14.45 WIB.


Prabowo tidak mau berkomentar banyak belum banyak terkait dengan kedatangannya ke GBK.


“Belum-belum, saya baru dateng, liat nanti” ujar Prabowo.


Dia juga belum mau memastikan apakan bakal menandatangani kontrak yang disodorkan buruh terkait dengan 10 tuntutan buruh.


Dari 10 tuntutan itu, buruh menginginkan calon presiden mampu menaikkan upah hingga 30 persen, mengangkat guru honorer jadi PNS dan mengahapuskan upah rendah.






Sumber http://ift.tt/1pRvPKG

via suara.com

Usai Bunuh Istri, Lelaki Ini Kenakan Baju Istri dan Simpan Mayatnya di Dalam Kopor

Suara.com - Seorang lelaki di Manchester, Inggris, menghabisi nyawa istri yang dinilainya mulai terpengaruh budaya barat. Setelah membunuh sang istri, lelaki tersebut mengenakan pakaian sang istri dan membawa mayat sang istri di dalam sebuah kopor.


Peristiwa itu berawal saat Rania Alayed mendatangi rumah adik iparnya Muhaned Al-Khatib. Alayed diminta sang adik ipar mengantar 3 anaknya untuk bertemu dengan sang ayah, Ahmed Al-Khatib. Ketika itu, Rania dan Ahmed memang sudah tinggal serumah lagi.


Sesampai di rumah si adik ipar, ternyata Ahmed sang suami sudah menunggu. Belum diketahui bagaimana kejadiannya, Rania pun tewas di tangan sang suami. Dengan mengenakan pakaian sang istri, Ahmed membawa pergi mayat sang istri ke dalam kopor. Perbuatan itu ia lakukan agar orang-orang mengira Rania masih hidup.


Dibantu dengan sang adik, Ahaned Al-Khatib dan seorang saudara lainnya, Ahmed membawa mayat Rania ke North Yorkshire untuk dikuburkan. Kejahatan mereka tertutup rapat selama 10 bulan lamanya. Selama itu pula, mayat Rania tidak diketahui keberadaannya.


Dalam persidangan, jaksa penuntut umum menyatakan, Rania memang sudah lama melaporkan sikap suami yang gampang marah kepada Biro Penasehat Publik. Sang suami juga disebutnya kerap melakukan kekerasan rumah tangga. Tak kuat dengan perlakuan suami, Rania memutuskan pergi berpisah dengan suaminya.


Suami dan saudara-saudara iparnya menganggap Rania menjalin hubungan dengan laki-laki lain. Pada pertemuan di rumah Ahaned, diduga Rania dipaksa untuk mengaku, kalau tidak dirinya akan dibunuh.


Ahmed mengaku tidak merencanakan pembunuhan tersebut. Menurutnya, dia mendorong Rania dengan keras hingga jatuh dan terantuk lantai pada bagian kepalanya. Ahmed juga mengaku memiliki gangguan jiwa, seakan dia dirasuki roh sehingga membuatknya berlaku seperti itu. (Mirror)






Sumber http://ift.tt/1pRvPul

via suara.com

Merengek Minta Nonton ‘Spiderman’, Bocah 5 tahun Jatuh dari Lantai 19

Suara.com - Bocah lima tahun, Valentino, berinisial V ditemukan terkapar di lantai dasar Apartemen Laguna Tower B, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (1/5/2014) sekira pukul 11.00 WIB tadi.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Rikwanto dalam pesan singkatnya menerangkan, sebelum ditemukan tewas akibat terjatuh dari lantai 19 apartemen itu, korban diketahui sempat merengek minta diajak nonton film superhero.


“Korban ingin nonton film Spiderman, namun ibunya melarang karena sedang sibuk mengurus adik korban. Tidak dipenuhi keinginannya, korban kemudian masuk ke dalam kamar,” kata Rikwanto.


Namun, saat sang ibunda ingin mengecek keberadaan anaknya ini, pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam. Sang ibunda sempat mendobrak pintu namun tidak berhasil.


Kemudian, sang ibunda meminta bantuan enginering apartemen untuk membuka pintu kamar sang anak. Tapi, dia malah mendapat kabar bila ada kerumunan di lantai dasar apartemennya itu. Dia pun terkejut setelah mencari tahu kerumunan itu.


“Di bawah ternyata sudah ramai para penghuni apartemen melihat dan berkerumun, setelah ibunya mendekati rupanya anaknya yang bernama V sudah jatuh dari lantai 19,” kata Rikwanto.


Saat ditemukan, korban mendapatkan luka pada bagian dagu luka terbuka, kaki kanan patah dan terdapat benjolan di kepala. Korban pun tidak terselamatkan dan harus meninggal dunia meski sudah dibawa ke RS Pluit untuk perawatan.


Saat ini, sambung Rikwanto, polisi tengah melakukan cek lokasi kejadian dan memeriksa beberapa saksi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menyelidiki penyebab jatuhnya korban.


“Selanjutnya proses penyelidik apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” ujar Rikwanto.






Sumber http://ift.tt/R5ZYX3

via suara.com

Ditembak Pembunuh Bayaran, Anjing Ini Selamat

Suara.com - Seorang pemilik anjing tega menyewa pemburu untuk membunuh anjingnya daripada untuk mengeutanasianya di dokter hewan. Beruntung, anjing kampung malang tersebut ditemukan seorang pemancing setelah sempat dibuang ke sungai oleh si pemburu


Daripada mengeluarkan 30 Poundsterling atau sekitar Rp600 ribu untuk mengeutanasia si anjing di dokter hewan, si pemilik mengongkosi pemburu sebesar 4 Poundsterling atau sekitar Rp80 ribu untuk menghabisi nyawanya.


Dengan senapan laras panjang, si pemburu menembak Olly, anjing kampung malang itu. Usai ditembak, Olly dibuang ke sungai. Seorang lelaki yang sedang memancing menemukan Olly masih bernapas. Dia pun membawa Olly ke sebuah tempat penampungan hewan. Kebetulan pula, si pemancing melihat lelaki yang diduga menembak Olly sedang memasukkan senapan ke mobil. Si pemancing melihat nomor polisi kendaraan dan melaporkannya ke pihak berwenang.


Olly, yang sebenarnya dalam keadaan sehat sebelum ditembak, dibawa ke meja operasi. Ia menjalani operasi bedah di bagian kepala dan kakinya. Olly, yang kemudian dinamai Lucky, diperkirakan akan pulih dalam waktu dua bulan.


Si pemburu sendiri kabarnya akan diancam dengan hukuman penjara satu tahun atas tuduhan penganiayaan hewan. (Mirror)






Sumber http://ift.tt/1nL70yf

via suara.com

Buruh Hadiahi Keranda Mayat Buat Jokowi

Suara.com - Para buruh memberi hadiah Gubernur DKI, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakilnya Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dua buah keranda mayat.


Keranda itu diserahkan melalui Satuan Polisi pramong Praja yang bertugas mengamankan Balaikota di Hari Buru, Kamis (1/5/2014).


Di keranda tersebut sengaja ditempelkan gambar Jokowi dan Ahok sebagai simbol kekecewaan buruh dan menginginkan agar keduanya memperhatikan nasih buruh.


Dua peti mayat dan dua pocong turut serta hadir dalam aksi buruh yang diarak sejak tadi pagi dari Jakarta Utara sampai Balaikota.


Kelompok masa buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) ini tidak bergabung dengan puluhan ribu lainnya di Istana dan Gelora Bung Karno Jakarta. Mereka langsung balik kanan membubarkan diri setelah menyampaikan hadiah buat Jokowi.






Sumber http://ift.tt/1fAHaul

via suara.com

Gas Air Mata Halangi Buruh Turki Gelar Unjuk Rasa

Suara.com - Unjuk rasa buruh pada Hari Buruh Sedunia di Istanbul, Turki, hari Kamis (1/5/2014) diwarnai bentrokan. Polisi menghalang-halangi buruh yang hendak menggelar aksi di Lapangan Taksim.


Meski ada larangan untuk menggelar di Hari Buruh Sedunia, demonstran buruh tetap turun ke jalanan Istanbul. Mereka melakukan mars menuju Lapangan Taksim, lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpul dalam berbagai aksi menentang pemerintah.


Polisi pun melakukan penjagaan dan memblokir semua akses masuk ke lapangan tersebut. Dihalangi jalannya, buruh tidak tinggal diam. Mereka berupaya menembus barikade yang dibuat aparat.


Aksi mereka mendapat perlawanan. Polisi menyemprotkan air bertekanan tinggi ke arah para demonstran. Tak hanya itu, polisi juga menembakkan gas air mata untuk membubarkan peserta aksi. (Reuters)






Sumber http://ift.tt/1rHXgSX

via suara.com

Gara-gara Asap Polusi di Beijing, Wang Gugat Cerai Istrinya

Suara.com - Seorang lelaki di Beijing, ibu kota Cina menggugat cerai istrinya setelah perempuan itu membawa putera mereka pindah ke sebuah pulau tropis, menghindari ibu kota yang sudah penuh dengan asap.


Seperti yang dikutip Xinhua dari Beijing Times, Kamis (1/4/2014), lelaki yang hanya dikenali dengan nama Wang itu menikahi istrinya pada 2008. Pada 2010 mereka dianugerahi seorang putera. Anak itu belakangan sering sakit karena buruknya kualitas udara di Beijing. Akibatnya sang istri membawa anak itu pergi ke sebuah pulau tropis di provinsi Hainan.


Akan tetapi istri Wang rupanya tidak suka hidup di Hainan. Perempuan itu juga tidak suka tinggal berjauhan dengan suaminya dan akibatnya ketika bertemu, mereka sering bertengkar.


Gerah denga situasi itu, Wang lantas menggugat cerai istrinya itu di sebuah pengadilan di Beijing.


“Asap mengubur putera saya hidup dan telah menguburkan hidup saya,” kata Wang.


Sidang gugatan cerai keduanya sedang diproses oleh pengadilan. Tetapi tidak diceritakan tanggapan istrinya terhadap gugatan itu.


Pertumbuhan ekonomi yang pesat di Cina, telah menyebabkan Beijing menjadi salah satu kota dengan tingkat polusi paling tinggi di dunia. Polusi menjadi masalah utama di kota itu dan sering menjadi biang protes jutaan warga. (Reuters)






Sumber http://ift.tt/1nL38gy

via suara.com