Datangnya musim hujan memang, kadang sulit diprediksi bro-sis, kadang dalam satu hari panas tiba-tiba malamnya atau esok paginya hujan deras. Bagi pemilik kendaraan bermotor baik mobil maupun motor, hujan menjadi kondisi yang cukup mengerikan.
Nah bagi bro-sis pemilik kendaraan bermotor, khususnya mobil saat turun hujan deras seringkali terjebak diantara genangan air yang tinggi, munculnya lubang-lubang baru akibat tergerus oleh air dan kondisi jalan yang lebih macet dari biasanya.
Mau tidak mau, buat bro-sis yang menjadikan kendaraan buat menemani aktifitas sehari-hari harus menerjang banjir agar bisa sampai ke tujuan. Kekhawatiran ini sering menghantui pengemudi bahwa mobilnya bakal mogok saat melewati genangan air, atau mogok setelah melewati genangan karena air masuk ke dalam knalpot atau mesin mobil.
Nah buat bro-sis yang khawatir hal ini terjadi sama mobil pribadi, yuk simak cara mengatasi jika hal ini terjadi...
1. Cek Oli
Kalau mobil bro-sis hanya terendam hanya sampai ban, hal ini belum terlalu parah. Bro-sis cukup mengecek oli mesin, oli transmisi, sistem rem, dan kompresor AC. Tapi kalau bro-sis menggunakan mobil rendah seperti sedan, rendaman air sebatas roda sudah termasuk parah. Bro-sis juga harus mengecek bagian mesin, dengan melakukan pembersihan atau penggantian kalau oli sudah berwarna cokelat, dan bersihkan sistem dari kotoran yang tersisa.
2. Jangan Menghidupkan Mesin
Kalau air sudah merendam mobil hingga bagian kabin, sebaiknya bro-sis jangan pernah untuk menghidupkan mesin. Lepaskan kabel aki agar tak terjadi korslet. Nah jika air masuk ke mesin dan bro-sis mencoba menyalakan mesin, dapat terjadi water hammer, yang justru menimbulkan kerusakan yang semakin parah. Langkah pintarnya, sebaiknya bro-sis diamkan saja dahulu hingga air surut. Setelah surut, bawa mobil ke bengkel dengan menggunakan derek. Jika komponen mesin mobil baru terendam air 1-2 hari, kemungkinan besar mesin dan komponen listrik lain masih dapat diselamatkan, asal tidak pernah dicoba dihidupkan.
3. Periksa Alternator
Demi menjaga kelistrikan mobil, bro-sis juga perlu mengecek alternator mobil, sebab alternator biasanya yang paling duluan terendam air karena posisinya ada di bagian bawah. Bro-sis bisa menggunakan semprotan udara untuk menghilangkan sisa air yang tertinggal di dalam alternator.
4. Cek ECU
Mobil-mobil baru sekarang sudah dilengkapi dengan ECU yang mengatur semua sistem di dalam mobil. Nah bila mobil terendam, segera periksa ECU mobil dan pastinya jangan menghidupkan mesin sebelumnya. Sebaiknya perawatan ECU diserahkan kepada teknisi yang memang ahlinya, sebab jika salah menangani bakal berdampak rusaknya seluruh sistem di mobil.
5. Bersihkan Kolong Mobil
Langkah terakhir, meski mobil bro-sis kesannya baik-baik saja usai menerjang banjir, sebaiknya bro-sis bersihkan kolong mobil dari kotoran yang menyangkut atau dari sisa genangan air yang sangat kotor. Meski musim hujan belum selesai, sebaiknya bro-sis juga tidak menunda-nunda untuk membersihkan kolong mobil karena kotoran yang menumpuk dapat menyebabkan kerusakan.
(Sumber : detik.com)
No comments:
Post a Comment